Kamis, 26 Agustus 2010

Ayo, Cegah Penuaan Dini dari Dalam Tubuh!

INGIN menangkal proses penuaan? Jangan hanya melakukan treatment dari luar tubuh saja. Internal health merupakan faktor penting untuk menunjang kecantikan sekaligus sebagai bagian melawan aging.

Seperti dikatakan oleh Corporate Vice President Director Miracle Aesthetic Clinic dr Jopy Wikana, apabila bagian dalam (tubuh) sehat, maka akan menunjang kecantikan yang merupakan bagian dari anti-aging. Proses aging sendiri menurut Prof Dr med Michael Klentze ABAARM, dapat terjadi akibat beberapa faktor, di antaranya polusi, ketidakmampuan mengontrol emosi, stres berlebihan, gaya hidup tidak sehat, dan kurang olahraga.

“Ini semua dapat mempercepat aging,” ujar Advisory Member of The American Board Antiaging Medicine ini dalam acara talkshow mengenai anti-aging di Miracle Aesthetic baru-baru ini.

Aging, ungkap Michael, merupakan akibat dari peradangan sel-sel yang disebabkan faktor-faktor tersebut. Maka itu, orang perlu memperhatikan kesehatan tubuh dan pikirannya bila ingin memperlambat penuaan tersebut.

Setidaknya ada lima komponen penting dalam perawatan anti-aging, yaitu nutrisi, diet, olahraga, pengaturan stres, dan terapi hormon. Beberapa nutrisi yang sudah diteliti memberikan efek positif, di antaranya asam lemak esensial, asam amino, vitamin, dan mineral yang merupakan materi penting dan fasilitator proses-proses metabolisme sel. Nutrisi ini juga berperan dalam proses pembentukan DNA dan RNA, proses neurokognitif, pembentukan neurotransmitter, fungsi insulin dan aktivasi sistem imun. Hormon tidak berfungsi dalam keadaan vakum. Untuk membentuk hormon, diperlukan nutrisi yang memberikan energi.

Presenter yang juga professional chef Edwin Lau mengatakan, nutrisi sangat penting perannya dalam melawan proses aging. Dia menyarankan agar mulai sekarang masyarakat mempraktikkan pola hidup sehat, khususnya dalam mencukupi nutrisi yang diperlukan tubuh.

“Sayur dan buah-buahan harus ada dalam menu setiap hari,” terangnya.

Untuk makanan, Edwin memilih produk-produk organik yang terbukti lebih sehat ketimbang nonorganik.

“Ambil contoh paprika organik yang mempunyai vitamin C lebih banyak ketimbang nonorganik,” imbuhnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, ada beberapa makanan yang mengandung banyak pestisida, seperti buah dari keluarga berry yakni stroberi, blueberry, raspberry, dan bayam. Dia menganjurkan untuk mengganti produk tersebut dengan yang organik, meski memang harganya akan lebih mahal. Edwin sendiri memiliki prinsip 3 B dalam pola makan, yaitu berimbang, beragam, dan bergizi.

“Seluruh nutrisi penting harus ada dan didapat dari beragam bahan makanan. Supaya lebih bergizi, misalnya mengganti nasi putih dengan nasi merah, kentang diganti ubi, daging diganti ikan. Atau kalau suka daging, pilih daging has, yang tidak berlemak. Tetap pilih makanan yang disukai, namun dengan jenis yang lebih sehat,” ujarnya.

Selain nutrisi, tidur cukup dan olahraga teratur merupakan prinsip lain yang dipegangnya dalam melawan tanda-tanda penuaan. Untuk istirahat, setiap orang seharusnya dapat tidur delapan jam dalam sehari agar tubuh dapat kembali segar sebelum melakukan aktivitas.

Tubuh juga perlu melakukan olahraga tiga sampai empat kali dalam seminggu. Khasiat olahraga sungguh luar biasa. Dr James T Bell, Ketua American College of Anti-Aging Sports Medicine Professionals (ACASP) mengatakan, di samping mencegah penuaan dini, olahraga juga mampu mencegah sekira 60 jenis penyakit berbeda, kelainan fungsi tubuh dan kecacatan, kematian dini, serta dapat menjaga kualitas hidup yang baik.

Namun disadari Edwin, bagi kaum urban dengan berbagai aktivitas yang dilakukan sehari-hari, tentu tidak mudah untuk berolahraga. Maka itu, menurutnya tiga-empat kali dalam seminggu asalkan dilakukan rutin sudah cukup. Dia juga tidak mematok jenis olahraga yang paling baik.

“Pilih olahraga yang paling Anda senangi. Jika Anda senang menjalankannya, maka tubuh akan memproduksi hormon endorphin atau hormon bahagia yang merupakan salah satu resep panjang umur,” katanya.

Untuk menangkal penuaan pun terapi hormon perlu dilakukan, yakni mengevaluasi kondisi kesehatan melalui screening test agar dapat ditentukan level vitalitas dan fungsi tubuh secara spesifik. Terapi hormon ini penting dilakukan untuk mengetahui kadar hormon seseorang sehingga dapat dilakukan terapi yang sesuai dengan kebutuhan agar vitalitas dan kualitas hidup meningkat.

Olahraga dan pengaturan nutrisi juga bisa memengaruhi sistem fisiologis di dalam tubuh, termasuk sistem endokrin khususnya testosteron, hormon pertumbuhan, insulin, tiroid, dan kortisol. Orang yang mengalami stres mengalami penurunan hormon-hormon ini dan juga hormon yang lain. Karenanya, untuk meningkatkan kesehatan secara aman dan efektif tidak ada cara lain selain dengan diet nutrisi dan olahraga.

Sumber : http://handokotantra.net/cegah-penuaan-dari-dalam-tubuh.html

View : original article

0 komentar (+add yours?)

Poskan Komentar