Selasa, 06 Desember 2011

Minta atau Malak

"Permisi Pak, Bu, Mbak, Mas, kami di sini bukan untuk menjambret atau mencopet. Kami di sini hanya ingin mencari sesuap nasi, Pak, Bu. Tolong kami, hargai suara kami. Dari pada kami panjang tangan, lebih baik kami meminta ya, Pak, Bu. Uang lima ratus perak nggak akan membuat kami kaya dan membuat Anda jatuh miskin, Pak, Bu. Tolonglah kami, Pak, Bu."

Pernah naik kendaraan umum macem bus patas, bus kota, kopaja, atau metromini? Pasti sering kan?
Yaaa contohnya kayak gue gini MySpace
Kalo pernah, pasti udah nggak asing sama kata-kata di atas tadi.

Kali ini, gue pengen berbagi pengalaman tentang premanisme yang sering gue liat di sekitar gue.
Kebetulan, gue itu public transport user. Setiap hari gue naik kendaraan umum dari rumah gue dan dari terminal Senen. Salah satu kendaraan umum yang paling sering gue tumpangi adalah metromini.
Nah, selama perjalanan dari Senen ke rumah gue (atau sebaliknya) nggak sedikit bahaya yang mengancam selain copet, jambret, dan teman-temannya. Salah satunya, pemalakan!

Ini nih penyakit orang jaman sekarang. Kalo minta secara baik-baik tapi nggak dikasih, akhirnya minta paksa alias malakin orang.
Begitu juga yang terjadi di kendaraan umum yang sering gue tumpangi.
Cowok-cowok dekil dengan dandanan kumel dan gaya bicara yang sok serem sering banget mintain duit dengan cara paksa.
Biasanya mereka minta-minta pake suara yang keras, kasar, dan bergaya preman. Malah kadang-kadang ada yang mabok! Dan kalo lo pura-pura nggak denger atau ngobrol sama temen lo pas mereka lagi ngomong, mereka bakal bicara lebih keras lagi. Ckckck MySpace

Banyak orang yang ngasih preman-preman itu duit. Entah karena mereka takut atau memang kesian.
Gimana nggak takut, selain penampilan dan gaya bicara yang sangar, preman-preman itu biasanya menatap lawan bicara mereka dengan tatapan sadis atau tatapan mata sayu kayak orang mabok. Dan kalo nggak dikasih duit, mereka nggak langsung pergi, tapi nyolek-nyolek bahu atau tangan lo sambil bilang "tolong kami, Pak, Bu. Buat makan." (ngomongnya terkesan memaksa) Malah kadang-kadang ada yang pergi sambil ngeledek lo.
Contohnya, waktu itu ada yang malak gue, tapi nggak gue kasih duit. Eh, orang itu bilang dengan kerasnya "mbak, keren-keren tapi kok pelit sih?!" otomatis penumpang metromini yanng gue tumpangin pada nengok ke gue. Bikin malu! MySpace

Tapi, nggak semua orang mau ngasih preman-preman itu duit. Nggak sedikit penumpang metromini yang mengabaikan mereka.
Berikut tips dari gue kalo seandainya lo ketemu preman-preman yang suka malakin itu:

1. Tolak secara halus
Memang, cara ini jelas nggak bakalan mempan. Tapi ada loh beberapa preman yang mempan gue pakein cara ini. Biasanya sih anak-anak cere yang masih nyoba-nyoba malak. Hehe MySpace

2. Senyum dan bilang "Maaf."
Biasanya preman-preman itu nggak tahan kalo ngeliat orang nolak permintaan mereka sambil senyum dan berkata "maaf." Apalagi kalo yang senyum cewek cakep MySpace

3. Jangan tatap mata mereka dengan tatapan tajam
karena mereka bisa menganggap lo nantangin mereka dan hal ini bisa memancing emosi mereka.

4. Jangan ngobrol saat mereka bicara
sama dengan point ketiga. Lo bakalan mancing emosi mereka karena lo dianggap nggak menghargai suara mereka.

5. Jangan nunjukkin barang berharga di depan mereka
contohnya, hape, mp4, dsb. Mereka biasanya bakalan agak maksa buat minta duit sama lo. Dan bukan nggak mungkin barang berharga lo itu bisa dijambret atau lo bakal ditodong sama preman-preman lain. 

6. Sabar
ini nih point yang paling penting. Jangan terpancing emosi kalo mereka ngeledek lo atau bicara kasar sama lo. Cuekin aja kata-kata mereka.

Tips tadi itu berdasarkan pengalaman gue sendiri loh. Tapi Alhamdulillah sampe sejauh ini, tips-tips tadi manjur.
Tertarik mencoba tips di atas? Monggo dicoba...
Semoga tips dari gue ada manfaatnya bagi kita semua. Amin. MySpace

3 komentar (+add yours?)

Ardhito Dharma mengatakan...

kalo cara2 tadi gak berhasil, coba dengan cara ini... turun dari bus. mungkin sedikit membantu

Nur Aryani B. mengatakan...

kalo bisa cari bus yang lain :D

Anonim mengatakan...

kriminalitas dapat terjadi dimanapun tanpa memilih korbannya baik pria ataupun wanita. Mulai dari penodongan, perampokan, pemerkosaan dsb.
Jadilah Kuat dan lindungi diri anda serta orang-orang yang anda cintai dan bergabunglah dengan kami di :
www.bakatsuper.com

Poskan Komentar