Rabu, 14 Desember 2011

Hiking

Kali ini gue pengen berbagi cerita tentang pengalaman gue waktu hiking ke gunung Pangrango, Sukabumi, Jawa Barat, 10 Desember 2011 lalu.
Ceritanya, gue dan sodara-sodara gue lagi touring ke Sukabumi. Kebetulan, di deket vila sodara gue ada tempat wisata yang ada air terjunnya. Karena penasaran, akhirnya kita hiking di sana.
Jalan menuju air terjun itu sendiri cukup bikin kita keringetan. Jalanannya menanjak, terjal, di sebelah kiri tebing dan kanannya jurang. Tapi pemandangannya yang indah membuat kita nggak mau nyerah untuk sampe ke air terjun.


Setelah kurang lebih satu jam perjalanan, akhirnya kita beristirahat di sebuah tempat yang adeeem banget!



Kurang lebih 10 menit kemudian, kita melanjutkan perjalanan. Nggak nyampe setengah jam, kita pun sampai di air terjun.


(Maap, footonya narsis dikit. Hehe) MySpace
Kita lalu nyebur ke kolam (tapi gue cuma main air doang).Nggak lama kemudian, gerimis turun.
Setelah puas nyebur dan main air, kita turun ke bawah (maksudnya pengen pulang). Tapi kali ini, track perjalanan kita berbeda.
Salah seorang sepupu gue nunjukkin jalan yang lebih datar, nggak menanjak dan penuh batu kayak track yang kita lalui sebelumnya.
Emang sih, jalanannya lebih datar, nggak bikin capek. Tapi tantangannya juga nggak kalah berat! MySpace
Bayangin aja, kita jalan sambil ujan-ujanan, kabut udah mulai turun, track yang kita lalui juga nggak kalah serem. Sebelah kiri jurang dan sebelah kanan kali kecil, banyak rumput liar, lumpur, kayu-kayu kecil yang ditumbuhin jamur, dan batang pohon yang seringkali menghalangi jalan. Belum lagi aura-aura mistis yang dialami oleh salah seorang temen gue yang berjalan paling belakang. Katanya doi ngerasa diikutin sama 'sesuatu' MySpace
Dan ternyata, beberapa orang dari rombongan gue juga mendengar suara cewek minta tolong sambil nangis-nangis. Hiiii...
Oke, lanjut.
Sebenernya sikon gue saat itu udah pasrah banget! Gue nggak mikirin baju gue yang basah keujanan, kedua tangan gue yang mati rasa gara-gara kedinginan, kacamata gue yang kena air hujan sampe nggak bisa ngeliat pemandangan dengan jelas, kaki gue yang ketempelan lintah, pokoknya gue cuma pengen cepet sampe villa.
Beberapa menit kemudian, kita hampir sampai di tempat parkiran motor. Dan, sebuah insiden pun terjadi.
Salah seorang sepupu gue hendak mencuci kakinya yang kotor, dan saat itu pula dia sadar "Wah, kaki gue banyak lintahnya nih!"
Eh, nggak sengaja, sepupu gue yang cewek denger, "yang bener lo?" dia melihat kakinya dan mendapati banyak lintah. Dia panik dan berteriak ke adek gue "Nandaaa, kaki kita lintah semua!"
Spontan adek gue ngeliat kakinya dan ikutan panik. Dia lantas manggil-manggil cowoknya, "Yonoooo, tolongin gueeee!" MySpace
Finally, kedua adek gue itu teriak-teriak saking paniknya, minta tolong supaya lintah itu dimusnahin dari kaki mereka. Sampe-sampe jembatan tempat mereka duduk nyaris rubuh gara-gara tingkah mereka yang hiperaktif.
Sementara itu, gue berusaha buat ngangkat lintah di kaki gue sendiri, tapi nggak berhasil. Akhirnya gue, yang sebenernya juga panik, manggil bantuan sana-sini buat ngilangin lintah di kaki gue.
Setelah semua lintah itu hilang, kita melanjutkan perjalanan ke tempat parkiran. Tentu aja dengan sikon kedua adek gue yang masih dibayang-bayangi lintah.
Tapi untunglah, sesampainya di villa, kita semua udah bisa ketawa geli ngebayangin kejadian pas turun gunung tadi. MySpace

Oke, kayaknya cerita gue cukup sampe di sini aja. Sebenernya sih gue pengen cerita lebih panjang lagi, tapi kayaknya lo udah pada bosen nih bacanya. Hmm... MySpace
Next time kalo ada cerita baru lagi, pasti gue posting deh. Just wait for it! Okaaay?!
See ya! MySpace

0 komentar (+add yours?)

Poskan Komentar